Berbagai Manfaat Minyak Ikan Untuk Anak

Minyak ikan adalah hasil ekstraksi lemak yang terdapat pada ikan-ikan jenis tertentu. Dahulu minyak ikan didapatkan dari ikan paus, namun seiring perkembangan minyak ikan kini didapatkan dari ekstraksi lemak pada ikan jenis salmon, tuna, bluefish dan lain sebagainya.

Minyak ikan mengandung banyak omega 3 yang baik untuk tubuh, anda bisa mendapatkan minyak ikan dengan cara memakan ikan secara langsung ataupun meminum suplemen hasil ekstraksi minyak ikan.

Lalu, apa saja sih berbagai manfaat minyak ikan untuk anak. Berikut ini adalah penjelasan minyak ikan selengkapnya.

Manfaat Minyak Ikan

  1. Untuk Otak

Minyak ikan yang mengandung omega 3 dipercaya dapat memberikan asupan gizi yang baik untuk otak anak. Dengan mengkonsumsi minyak ikan diharapkan kemampuan anak dalam berpikir bisa lebih cerdas dan juga daya ingat anak menjadi semakin lebih kuat.

Hal ini dikarenakan, dalam minyak ikan terdapat kandungan yang bisa membantu pembentukan myelin yang bertugas untuk mentransmisi listrik pada saraf otak menjadi lebih cepat.

Namun, penggunaan minyak ikan yang diklaim dapat mencerdasakan anak sebetulnya menjadi perdebatan dalam dunia medis. Beberapa ahli mengatakan bahwa omega 3 dan zat lain yang terdapat pada minyak ikan tidak terbukti dapat menambah kecerdasan anak.

  1. Mencegah Asma

Minyak ikan memiliki senyawa yang bisa membuat tubuh terproteksi dari hal hal yang berhubungan dengan penyakit pernapasan, seperti misalnya penyakit asma.

Jadi, jika anda ingin anak tetap sehat dan tidak mudah terkena sesak napas. Ada baiknya anda memberikan konsumsi minyak ikan pada anak dalam bentuk makanan ataupun suplemen. Tentu saja dengan kadar dan pengawasan dari dokter.

  1. Mencegah Diabetes

Selain menambah kepintaran dan juga mencegah asma, minyak ikan juga dipercaya dapat meminimalisir resiko penyakit diabetes pada anak.

Meskipun anak anak memang jarang terkena penyakit diabetes. Namun, konsumsi minyak ikan yang rutin sejak usia dini dapat mencegah datangnnya penyakit tersebut di kemudian hari, utamanya ketika anak nanti sudah menginjak usia dewasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *