TNI AL Beli Dua Helikopter Bell 505 untuk Melatih Pilot Pesawat Modern

Perusahaan pesawat terbang dan pertahanan Bell Textron mengumumkan penjualan dan pengiriman dua unit helikopter Bell 505 untuk Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Helikopter yang baru dibeli tersebut akan digunakan sebagai kendaraan dasar untuk pelatihan.

Managing Director Asia Pacific di Bell, Jose Jacinto Monge, mengatakan Helikopter Bell 505 yang telah melampaui 50.000 jam terbang secara global merupakan pesawat untuk melatih pilot menerbangkan pesawat modern saat ini. Helikopter ini memiliki dek penerbangan kaca terintegrasi, mesin yang dikendalikan FADEC (Full Authority Digital Engine Control), dan berbagai teknologi canggih lainnya.

“Sebuah kehormatan bagi kami TNI AL telah memilih Bell 505 sebagai pelatih helikopter dasar. Kami berharap dapat mendukung pelatihan para pilot helikopter TNI AL generasi berikutnya,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Kamis, 9 Desember 2021.

Bell 505 merupakan pesawat lima kursi terbaru Bell yang dirancang untuk keselamatan, efisiensi, dan keandalan. Dengan sistem avionik Garmin terbaru dan mesin saluran ganda yang dikontrol FADEC, pesawat ini diklaim paling canggih di pasaran. “Saat ini terdapat lebih dari 300 unit Bell 505 yang beroperasi di 55 negara di enam benua,” katanya.

Pengiriman dua helikopter ini menambah jumlah armada Bell milik TNI AL menjadi lima unit, termasuk tiga unit helikopter Bell 412. Lebih dari 100 helikopter Bell saat ini beroperasi di segmen militer dan komersial Indonesia.

Mengingat sebagian besar helikopter pelatihan global menggunakan helikopter tunggal yang ringan, Bell 505 sangat cocok untuk mempersiapkan pilot-pilot militer masa depan di seluruh dunia. Tujuannya untuk menghadapi berbagai tantangan yang akan mereka hadapi dalam misi mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *